Dekatkan Layanan Kepada Masyarakat
JAMBI – Momentum peringatan HUT ke-75 Proklamasi di Kota Jambi dirangkai dengan acara peresmian Layanan Pengaduan Call Center 112 Kota Jambi, yang dipusatkan di ruang kendali JCOC Kota Jambi, Senin (17/8). Acara yang dilaksanakan secara virtual bersama Kementerian Kominfo RI itu, turut pula dihadiri oleh jajaran Forkompimda Kota Jambi.
Prosesi peresmian diawali dengan sambutan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang diwakili oleh Direktur Pengembangan Pitalebar Direktorat Jenderal Penyelenggaran Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo Ir. Marvels P. Situmorang, M.T. selain itu turut pula hadir Sub Koordinator Evaluasi Infrasus Pitalebar, Trisna Daryanti.
Dalam sambutannya Direktur Pitalebar Kementerian Kominfo menyampaikan apresiasi atas mulai beroperasinya call center 112 di Kota Jambi.
“Kami turut menyampaikan apresiasi beroperasinya Call Center 112 di Kota Jambi, dan Kota Jambi menjadi daerah yang ke 63 menggunakan system panggilan darurat ini, semoga dapat bermanfaat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Marvels.
Ia menambahkan masyarakat kota Jambi dapat memanfaatkan layanan Call Center 112 ini secara gratis. Yang dapat digunakan untuk mempermudah pelayanan pengaduan masyarakat untuk kebakaran, bencana, ambulance medis, gangguan keamanan, kecelakaan dan kasus kegawatdaruratan lainnya.
“Untuk memudahkan akses masyarakat, Kementerian Kominfo akan selalu mendukung layanan ini, salah satunya memberikan rekomendasi pembukaan akses seluruh operator seluler untuk layanan 112 di Kota Jambi,” tambahnya.
Sementara itu, Wali kota Fasha menyampaikan rasa bangganya dengan hadirnya layanan berbasis IT di Kota Jambi itu. Bagaimana tidak, layanan Call Center 112 menurut Fasha merupakan mimpi besarnya, selain sukses dirinya membawa Kota Jambi menjadi 25 daerah di Indonesia yang menjadi percontohan, pilot project pertama di bidang smart city oleh pemerintah pusat.
“Ini mimpi saya lainnya yang baru terealisasi selama 7 tahun. Kami sudah membuat loncatan besar dalam bidang smart city, sejak awal kepemimpinan kami. Hari ini, hal tersebut makin sempurna karena kehadiran layanan 112 di Kota Jambi. Alhamdulillah berkat kerja keras selama ini dan dukungan Kementerian Kominfo kita mendapatkan fasilitas ini, dan kita adalah pemerintah daerah ke 63 dari 514 Kabupaten dan Kota di Indonesia,” ujar Fasha.
Lebih lanjut, Fasha menjelaskan layanan Call Center 112 merupakan layanan kegawatdaruratan masyarakat yang dilaksanakan secara terintegrasi dalam satu nomor panggilan.
“Call Center 112 memberikan layanan yang cepat, tepat dan konsisten, terkait hal-hal yang bersifat emergency. Selama ini kami sudah membuat layanan masyarakat berbasis aplikasi, seperti Homecare, PSC, Damkar, dan lain sebagainya. Namun, masih bersifat parsial. Dengan adanya layanan ini, semua terintegrasi. Berbagai nomor layanan yang beraneka macam selama ini, terintegrasi menjadi 112,” ungkap Fasha.
Fasha juga menjelaskan layanan call center 112 tersebut, akan mempermudah layanan kepada masyarakat, karena hal tersebut selalu menjadi komitmen dirinya selama menahkodai Pemerintahan di Kota Jambi.
“Kita boleh memiliki berbagai aplikasi pelayanan masyarakat. Namun yang terpenting adalah bagaimana komitmen dan konsistensi kita, yang didukung oleh seluruh jajaran Pemkot dan juga seluruh Forkompimda. Seluruh dukungan tersebut sangat dibutuhkan, karena secanggih apapun sistem tanpa dukungan masyarakat dan stakeholder, tidak akan berarti apa-apa. Semoga masyarakat dapat memaksimalkan layanan ini,” jelas Fasha.
Fasha juga menghimbau kepada masyarakat untuk bisa menggunakan layanan ini dengan bijak, jika terdapat laporan palsu maka akan ada sanksi pidana.
“Sanksi untuk masyarakat yang memberikan laporan palsu akan ada pidananya,” tegasnya.


