Nantinya, seluruh rumah tangga di Kota Jambi, sekitar 250.000 rumah, akan mendapatkan layanan pengangkutan sampah langsung dari rumah ke rumah sesuai jadwal yang terkoordinasi oleh RT masing-masing.
Ia juga menyampaikan bahwa pada awal tahun 2026, TPA Talang Gulo akan dilengkapi dengan pabrik pengolahan sampah menjadi briket dan produk lainnya yang memiliki nilai ekonomi, sehingga pengelolaan sampah tidak hanya ramah lingkungan tetapi juga memberikan manfaat ekonomi.
Program kedua yang menjadi prioritas adalah mewujudkan Kota Jambi Aman. Pemerintah Kota Jambi akan memasang minimal empat unit CCTV di setiap RT, dua di pintu masuk dan dua di pintu keluar. Dengan total sekitar 1.600 RT, akan terpasang sekitar 3.200 unit CCTV yang terhubung langsung ke pusat pemantauan, termasuk ke perangkat Walikota, Wakil Walikota, serta pihak kepolisian.
“Seluruh pos kamling akan digantikan dengan CCTV 24 jam. Insya Allah, Kota Jambi akan menjadi salah satu kota paling aman di Indonesia,” tegasnya.
Selain itu, Walikota juga menyampaikan perkembangan Program Kampung Tangguh, khususnya terkait pengendalian banjir. Untuk tahap pertama, lahan seluas 3,9 hektare telah berhasil dibebaskan dan sertifikatnya telah menjadi milik pemerintah. Tahap kedua akan dilanjutkan pada awal tahun 2026, dengan target pembangunan danau seluas 9 hektare yang mampu menampung luapan air sistem Sungai Asam.
“Danau ini nantinya tidak hanya berfungsi sebagai pengendali banjir, tetapi juga menjadi kawasan wisata dan ruang publik baru bagi masyarakat,” jelasnya.
Pemerintah Kota Jambi juga merencanakan penyelesaian kantong parkir di pasar-pasar, pembangunan diorama budaya di kawasan eks Pasar Talang Banjar, pengembangan kawasan ekonomi kreatif Talang Banjar, serta pembangunan kawasan Asia Liver di Hutan Muhammad Sabki. Seluruh pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi dan aktivitas ekonomi.
“Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Tahun depan target kita sekitar 700 miliar rupiah, dan di masa kepemimpinan kami, insya Allah PAD Kota Jambi bisa menembus angka 1 triliun rupiah,” ujarnya optimistis.
Di bidang pelayanan dasar, Walikota menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi telah menjamin 100 persen pembiayaan kesehatan bagi warga kurang mampu, memberikan beasiswa pendidikan, serta memastikan tidak ada lagi pungutan biaya di sekolah. Program jaringan gas rumah tangga (jargas) juga tengah berjalan untuk 13.235 rumah, yang ditargetkan aktif seluruhnya pada Juni 2026 guna meringankan beban pengeluaran masyarakat.
Menutup sambutannya, Walikota Jambi bersama Wakil Walikota menyampaikan ucapan selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh masyarakat Kota Jambi, sekaligus menyampaikan permohonan maaf apabila dalam 10 bulan masa kepemimpinan masih terdapat kekurangan.
“Kami berdua hanyalah manusia biasa dengan keterbatasan. Namun yakinlah, kami bersama seluruh jajaran ASN terus bekerja tanpa mengenal hari libur demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Mohon doa agar kami selalu diberi kesehatan dan kekuatan untuk membangun Kota Jambi Bahagia,” pungkasnya.***


