SEPUTARJAMBI.COM-Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Sumatera Maju (GERSUMA) Kota Jambi Periode 2026–2031 resmi dilantik, pada Senin malam (19/01/2026), bertempat di Aula Griya Mayang, Rumah Dinas Wali Kota Jambi.
Rangkaian prosesi pengukuhan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK), dilanjutkan pembacaan naskah pelantikan yang dibacakan langsung oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) GERSUMA Provinsi Jambi, Muhammad Rudi Ardiansyah, S.H., kepada jajaran pengurus DPD GERSUMA Indonesia Kota Jambi.
Penlantikan ditandai dengan penyerahan Bendera Pataka GERSUMA dari Ketua DPW kepada Ketua DPD GERSUMA Kota Jambi, Roesly Rinaldy, S.H., sebagai simbol amanah dan tanggung jawab organisasi.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peran GERSUMA, pada pelantikan ini dihadiri langsung Wali Kota Jambi Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, dengan harapan keberadaan dan peran GERSUMA dapat turut menyukseskan 11 program prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi.
Salah satu program strategis yang disampaikan adalah Program Kartu Bahagia sebagai upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Wali Kota Maulana menegaskan bahwa Pemerintah Kota Jambi berkomitmen untuk mewujudkan kondisi tidak ada lagi masyarakat miskin di Kota Jambi melalui program-program yang terintegrasi dan tepat sasaran.
Selain itu, ia juga menyoroti Program Sekolah Rakyat sebagai instrumen penting dalam memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan. Dimana, dalam hal ini Kota Jambi satu Sekolah Rakyat, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu secara gratis.
Wali Kota juga mengapresiasi pertumbuhan organisasi kemasyarakatan di Kota Jambi yang dinilai menjadi vitamin pembangunan daerah. Berdasarkan data tahun 2025, sebanyak 35 persen organisasi kemasyarakatan di Kota Jambi telah memenuhi target sebagai ormas yang berperan aktif di masyarakat, khususnya dalam pemberdayaan masyarakat dan pengawalan proses pembangunan di Tanah Pilih Pusako Betuah.
“Dukungan masyarakat melalui organisasi kemasyarakatan tidak hanya sebatas persetujuan terhadap program pemerintah, tetapi juga dapat berupa saran dan kritik yang konstruktif. Pemerintah Kota tidak anti terhadap kritik, selama kritik tersebut bersifat membangun, sesuai koridor hukum, dan bukan hoaks yang berpotensi menimbulkan kegaduhan. Alhamdulillah, pada malam hari ini telah dikukuhkan DPD Gerakan Sumatera Maju (GERSUMA). Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Jambi, saya mengucapkan selamat kepada Ketua dan seluruh jajaran pengurus. Kami berharap dapat berkolaborasi dan bersinergi dalam mewujudkan visi Kota Jambi sebagai Kota Perdagangan dan Jasa yang BAHAGIA, yakni Bersih, Aman, Harmonis, Agamis, Inovatif, dan Kreatif,” ujarnya.
Ia berharap GERSUMA Kota Jambi dapat berperan aktif dalam memajukan kesejahteraan ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat, khususnya dalam pelestarian budaya Melayu Kota Jambi. Menurutnya, eksistensi organisasi kemasyarakatan akan diakui masyarakat apabila mampu melakukan pemberdayaan dan penyadaran melalui kegiatan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“GERSUMA Kota Jambi diharapkan menjadi motor penggerak terciptanya suasana kondusif dalam pembangunan, serta bersama-sama menjaga keamanan, ketenteraman, dan kedamaian di Kota Jambi, sehingga menjadi spirit bagi generasi muda serta seluruh lapisan masyarakat dalam mengawal pembangunan,” pungkas Wali Kota Maulana.
Sementara itu, Ketua DPP GERSUMA Indonesia Nazali Limpo menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pengukuhan dan pelantikan DPD GERSUMA Kota Jambi. Kehadiran GERSUMA di Kota Jambi diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat khususnya di kota Jambi, Provinsi Jambi.
“Mungkin kalau sendiri mungkin nggak bisa sampai ke atas. Dengan adanya organisasi Ormas ini tentunya lebih terhimpun, terkoordinir, bisa tersampaikan suaranya ke atas yaitu pemerintah pusat atau ada apa-apa untuk usulan dan lain-lain,” ucapnya.
“kita tentunya harus bersenergi, Pemerintah juga nggak bisa membangun tanpa senergi sama yang lain. Semuanya untuk berbakti ini tidak hanya harus di dalam pemerintah, yang penting kita bertekad untuk negara dan bangsa,” singkatnya.***


