Maulana Launching Pasrah di Paal Merah

oleh
Wakil Walikota Jambi, Maulana saat melaunching program inovasi persampahan di Kecamatan Paal Merah, Senin (15/7).

Program Inovasi Kecamatan Atasi Persampahan yang Melibatkan Swadaya Masyarakat.

SEPUTARJAMBI.COM, JAMBI – Berbagai inovasi dibuat oleh kecamatan Paal Merah, untuk mewujudkan Kota Jambi Terkini 2018-2023. Kali ini kecamatan yang dipimpin oleh Bunda Mursida ini membuat inovasi mengenai pembersihan sampah di kecamatan Paal Merah.

Pihaknya melaunching Persatuan Angkutan Sampah Paal Merah (PASRAH), Senin (15/7). PASRAH tersebut diresmikan langsung oleh Wakil Walikota Jambi Maulana.

Terlihat sebanyak 16 motor angkutan sampah dijejerkan didepan kantor kecamatan Paal Merah. Sementara tujuan dari dibentuknya PASRAH ini untuk mewujudkan Paal Merah yang bersih dari sampah terutama sampah plastik untuk mensukseskan Kota Jambi Terkini.

Wakil Wali Kota Jambi, Maulana kepada seputarjambi.com mengatakan sangat mengapresiasi dan menghargai inovasi yang di buat oleh jajaran kecamatan Paal merah. Karena inovasi tersebut melibatkan swadaya masyarakat yang sadar akan kebersihan.

“Swadaya masyarakat tersebut sebagai wujud gotong royong, tanpa harus meminta fasilitas dari pemerintah kota Jambi, namun pihak pemerintah kota Jambi akan mendukung dan memensupport novasi tersebut,” kata Maulana.

Menurutnya, PASRAH tersebut adalah inovasi yang baik karena melibatkan masyarakat. Selain itu, tata kelola sampah tidak akan berhasil tanpa kerjasama dengan masyarakat.

“Setelah ini nanti akan kita dorong Kecamatan Paal merah untuk memiliki bank sampah sehingga nantinya warga bisa mendaur ulang sampah,” sebutnya.

Maulana berharap agar PASRAH bisa di kembangkan lagi inovasi-inovasi yang sudah ada. Karena saat ini Produksi sampah di kota Jambi dalam sehari sudah mencapai 500 ton.

“Selain memberikan penyadaran kepada masyarakat untuk mengurangi penggunaan sampah plastik, kita juga harus memberikan kesadaran masyarakat untuk bisa saling menjaga lingkungan yang bersih dan indah,” katanya.

Sementara itu Camat Paal Merah, Mursida mengatakan bahwa Petugas PASRAH tersebut akan bertugas di 5 kelurahan yang ada di Kecanatan Paal Merah. Sementara untuk biaya operasional seluruhnya murni dari swadaya masyarakat.

“Swadaya tersbeut sebagai gotong royong dan kesadaran masyarakat untuk sama-sama bisa menjaga kebersihan di lingkunganya,” sebutnya.

Menurutnya jumlah PASRAH yang di launching, yakni sebanyak 16 angkutan, masing-masing angkutan akan aktif setiap hari beroperasi mengambil sampah di masing-masing rumah masyarakat. Sementara per bulan masyarakat per KK hanya di bebankan biaya Rp20 ribu untuk biaya operasional angkutan.

“Munculnya inovasi PASRAH supaya sampah sampah rumah tangga yang sulit di antarkan ke TPS akan di angkut. Tidak hanya untuk mengangkut sampah, tapi petugas akan di berikan pelatihan untuk bisa mendaur ulang sampah menjadi barang yang bermanfaat,” pungkasnya. (*)

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *