Wakil Walikota Jambi Maulana Sampaikan Pentingnya Kompetensi Personel Dinas Damkar

oleh

SEPUTARJAMBI.COM-Di bawah kepemimpinan Walikota Jambi Sy Fasha dan Wakil Walikota Jambi Maulana. Sebagai kota yang mengandalkan sektor jasa, investor mengincar kota Jambi untuk berinvestasi.

Semakin bertambahnya  gedung bertingkat dan gedung lainnya perlu di rencanakan  manajemen pengelolaan gedung yang baik untuk mengantisipasi terjadinya bahaya.

Dinas Pemadam dan Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Jambi pun menjadi ujung tombak mengatasi itu dalam hal pencegahan.

Walikota Jambi Menyampaikan Responsif yang cepat dan tanggap sangat diperlukan oleh personel Damkar Kota Jambi.

“Skill dan kompetensinya sudah sangat baik. Saya sering turun ke korban-korban kebakaran, respon time-nya sangat baik. Sembilan, sepuluh menit sudah sampai di lokasi dengan personel dan peralatannya,” ucap Maulana Senin (13/2/2023)

Tantangan berat yang bakal diemban dinas Damkar kota Jambi. Mengingat, posisi kota Jambi yang cukup strategis akan mempercepat pertumbuhan perekonomian dan dalam waktu dekat Kota Jambi akan terhubung jalan Tol Trans Sumatera yang berimbas meningkatnya pergerakan manusia dan kendaraan yang lalu lalang.

Maulana menyampaikan pesan  kepada Mustari selaku Kadis Damkar dan Penyelamatan Kota Jambi yang baru, untuk segera berbenah meningkatkan kemampuan personel dalam menjawab tantangan ke depan.

“Tantangan kita ke depan adalah kota Jambi ini menuju kota metropolitan. Apalagi nanti ada jalan tol yang menghubungkan kota-kota di Sumatera dengan cepat. Maka Jambi akan menjadi tempat yang nyaman bagi masyarakat untuk tempat tinggal.”

“Potensi-potensi bangunan tinggi akan banyak. Termasuk kemungkinan ke depan apartemen dan hotel semuanya tinggi-tinggi. Kita akan menyesuaikan sarana dan prasarana armada untuk menjangkau ke depannya,”

“Yang kedua adalah peningkatan kompetensi personil, ini menjadi tugas yang penting bagi kepala dinas yang baru karena kompetensi itu berkembang terus. Dari waktu ke waktu teknologinya juga berkembang.”

“Supaya hemat kita lakukan in house training saja. Jadi mengundang lintas sektor, Basarnas TNI-Polri misalnya latihan gabungan bersama-sama itu penting,” tegas maulana.(Omk)

 

About Post Author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *