SEPUTARJAMBI.COM-Dinas Perhubungan (Dishub ) Kota Jambi tengah mempersiapkan langkah penting untuk mengatasi kepadatan lalu lintas yang semakin meningkat.
Sejumlah ruas jalan utama di kota ini, termasuk Simpang Mayang, Jalan Ir Juanda, kawasan Sipin, dan Simpang IV BI, telah menjadi titik kemacetan yang kerap dikeluhkan oleh warga.
Menurut data Dishub Kota Jambi, kepemilikan kendaraan pribadi di kalangan masyarakat Jambi sangat tinggi.
Rata-rata, setiap keluarga memiliki dua kendaraan, sehingga memperparah kepadatan lalu lintas.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jambi, Ridho Saleh, mengungkapkan bahwa kondisi ini menimbulkan ketidakseimbangan antara jumlah kendaraan dan kapasitas jalan.(05/11/2024)
Sebagai solusi, Dishub Kota Jambi berencana meluncurkan sistem transportasi umumpada tahun 2025.
Ridho menyampaikan bahwa transportasi umum ini diharapkan menjadi alternatif bagi masyarakat, sehingga dapat mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mengurai kemacetan.
Dishub juga mengajak masyarakat untuk mulai mempertimbangkan transportasi umum yang akan lebih efisien dan terjangkau.
Dengan adanya transportasi umum yang memadai, warga diharapkan dapat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi publik, guna mengurangi kepadatan lalu lintas di jalanan.
Tak hanya itu, upaya ini akan dilengkapi dengan peningkatan infrastruktur dan penataan ulang jalur lalu lintas di beberapa area strategis.
“Kami akan melakukan perbaikan dan penataan ulang infrastruktur untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas,” tambah Ridho.
Inisiatif ini merupakan salah satu langkah strategis Pemkot Jambi dalam memberikan solusi transportasi yang nyaman bagi masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi kota melalui pengelolaan lalu lintas yang lebih baik. ***


