SEPUTARJAMBI.COM-Program jaringan gas rumah tangga (jargas) di Kota Jambi memasuki fase krusial.
Setelah progres konstruksi mencapai sekitar 70 persen, Pemerintah Kota Jambi menargetkan tahap komisioning atau uji coba dapat dilaksanakan pada Juni 2026.
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setda Kota Jambi, Hendra Saputra, mengatakan percepatan terus dilakukan agar target uji coba tidak meleset dari jadwal.
“Saat ini progres konstruksi sudah sekitar 70 persen. Jika tidak ada kendala berarti, estimasi Juni nanti sudah masuk tahap komisioning atau uji coba,” ujarnya, Selasa (24/2/2026)
Pemerintah Kota Jambi berharap momentum uji coba tersebut sekaligus menjadi agenda peresmian oleh pemerintah pusat.
Bahkan, pihaknya membuka peluang kehadiran Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk meninjau langsung pelaksanaan uji coba di lapangan.
Tahun ini, pembangunan jargas di Kota Jambi masih menggunakan kuota lama sebanyak 13.325 sambungan rumah (SR).
Jumlah tersebut bahkan melampaui alokasi awal yang sebelumnya hanya sekitar 6 ribu sambungan, menjadikan Kota Jambi sebagai salah satu daerah dengan realisasi jargas terbesar secara nasional.
Selain fokus pada uji coba Juni mendatang, Pemkot Jambi juga tengah mengajukan tambahan 50 ribu sambungan rumah ke Kementerian ESDM.
Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi tingginya minat masyarakat yang jumlahnya melebihi kuota tersedia.
Optimisme terhadap perluasan jargas cukup besar. Selain berstatus sebagai daerah penghasil energi dan telah memiliki jaringan eksisting, tingkat kepatuhan pembayaran warga juga tergolong tinggi dengan angka tunggakan hanya sekitar 4 persen.
Dengan target uji coba pada Juni 2026, masyarakat Kota Jambi diharapkan segera menikmati manfaat penggunaan gas bumi yang lebih efisien, stabil, dan ramah lingkungan. ***


