SEPUTARJAMBI.COM-Sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan Kota Jambi yang aman, nyaman, dan kondusif,
Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi bersama Polresta Jambi menandatangani Komitmen Bersama Penolakan
Segala Bentuk Aktivitas Geng Motor dan Pencegahan Kriminalitas Remaja di Kota Jambi.
Penandatanganan komitmen tersebut berlangsung di Aula Polresta Jambi, Rabu (29/07/2026), dan dilakukan
langsung oleh Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., bersama Kapolresta Jambi, Kombes Pol. Ananto
Herlambang, S.I.K., M.M.
Wali Kota Maulana mengatakan, komitmen bersama ini merupakan langkah nyata memperkuat sinergi antara
pemerintah daerah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta
jambikota.go.id | Pemerintah Kota Jambi
Kota Jambi saat ini didominasi oleh generasi muda, sehingga menjadi tantangan sekaligus
peluang untuk membentuk sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
“Anak-anak muda adalah aset berharga bagi masa depan bangsa. Saat ini sekitar 52 persen penduduk Kota
Jambi merupakan generasi milenial dan generasi muda. Karena itu, mereka harus mendapatkan perhatian,
pembinaan, dan pengawasan agar tidak terjerumus dalam tindakan kriminal maupun aktivitas geng motor
yang dipengaruhi perkembangan teknologi dan lingkungan pergaulan,” ujar Maulana.
Ia menegaskan, keluarga merupakan benteng pertama dalam mencegah kenakalan remaja. Peran orang tua
dinilai sangat menentukan dalam membangun karakter, kedisiplinan, serta nilai-nilai moral anak sejak dini.
“Hampir semua kasus kenakalan remaja berawal dari lemahnya pengawasan dan hubungan dalam keluarga.
Karena itu, membangun keluarga yang harmonis menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah
lahirnya pelaku kriminal di usia muda,” katanya.
Selain pendekatan keluarga, Pemkot Jambi juga terus memperkuat sistem pencegahan melalui Program
Kampung Bahagia, salah satunya dengan pemasangan CCTV di berbagai titik strategis sebagai upaya
meningkatkan pengawasan sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
“Keberadaan CCTV menjadi langkah preventif yang mampu menekan niat pelaku kriminal. Kota Jambi
merupakan kota perdagangan dan jasa yang ramai dikunjungi masyarakat, sehingga keamanan harus terus
dijaga agar aktivitas ekonomi dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.***


