SEPUTARJAMBI.COM, JAMBI – Pemkot Jambi, tahun ini mendapat bantuan dari Asian Devloment Bank (ADB) sebesar 800 Miliar. Bantuan tersebut diserahkan langsung melalui dinas PUPR kota Jambi, untuk pelayanan air limbah.
Dikatakan Momon Kabid Cipta Karya dinas PUPR Kota Jambi bahwa ini merupakan proyek yang sangat strategis. Karena bantuan ini dianggap sangat bermanfaat serta mempercepat proses potensi PAD untuk kota Jambi.
Rencananya bantuan tersebut akan dibangun jaringan septic tank, namun baru akan dilakukan percobaan di Kecamatan Jambi Timur. Bantuan tersebut diberikan karena dianggap saat ini cakupan layanan Septic tank yang sesuai dengan SNI di Kota Jambi baru 0,39 Persen yang SNI.
“Jadi memang kita sedang sosialisasi kepada masyarakat untuk melakukan sedot WC minimal satu tahun sekali. Karena semakin lama WC tidak disedot maka akan semakin tinggi terjadinya pencemaran lingkungan,” katanya.
Menurutnya bantuan ini, akan dibangun langsung oleh pihak ADB, pemkot hanya menyiapkan lahan saja. Bentuk bantuannya yakni jaringan layanan lumpur tinja terjadwal.
“Sistemnya nanti memang layanan bertarif untuk lumpur tinja sehingga kita harap dapat meningkatkan PAD kota jambi,” ujarnya.
Sementara itu, wakil walikota Jambi Maulana mengatakan bahwa pihaknya sudah menyiapkan pelayanan publik. Satu Diantaranya yakni layanan tinja terjadwal.
Saat ini pihaknya sedang melakukan proses penyampaian informasi kepada masyarakat. Karena layanan tinja terjadwal ini sangat penting agar tidak mencemari lingkungan.
“Jadwalnya minimal satu tahun sekali atau enam bulan sekali. Jangan dikira septic tank itu kalau tidak di sedot aman-aman saja, ini sangat merusak lingkungan,” katanya.
Bahkan pihaknya sudah menyiapkan tenaga kerja yang sudah dilatih ke Kuala Lumpur untuk menyiapkan layanan tinja terjadwal. “Karena kita tidak ingin meninggalkan lingkungan yang tercemar untuk anak cucu kita,” pungkasnya. (*)


